Panen Buah Naga Tahun 2013


Pada bulan Nopember hingga April setiap tahun, merupakan musim panen Buah Naga. Saat yang menggembirakan bagi Petani setelah berusaha dalam budidaya sebaik mungkin dilakukan, 
Selama 6 bulan musim panen tersebut, ada panen biasa dan ada panen raya. Kondisi panen raya terjadi ketika buah-buah yang matang bisa serempak matang dan itu terjadi dikala bulan pada kondisi tertentu.


Alhamdullah kualitas buah naga produksi Sabila Farm itu setiap tahun ada peningkatan, ini karena selalu diadakan inovasi-inovasi dalam budidaya juga dalam penyerbukan bunga dilakukan dengan polen yang baik dan benar serta pada waktu yang tepat. Semua usaha tersebut tentu membuat hasil buah menjadi lebih baik. Inovasi ini dilakukan untuk kepuasan konsumen dan keindahan dalam bertani serta ilmu- ilmu pertanian, tentu juga untuk peningkatan hasil lebih mensejahterakan petani. 



Sabila Farm dan Pertanian Jordania


Alhamdulillah, jabat tangan antara Sabila Farm dan Menteri Pertanian Jordania disaksikan Pak Zaenul Baharnoor (Dubes RI untuk Kerajaan Jordania) disepakati. Sabila Farm dipersilahkan menancapkan tekadnya bertani di Jordania, dipersilahkan pilih lahan mana dan luasan berapa, he he he... dan alhamdulilah Pemerintah RI akan mendukung dari tenaga ahli pertanian.

Semoga Allah SWT memberikan petunjuk jalan yang benar, dan mimpi untuk memberi makan penduduk Asia terwujud. IFA: Indonesia Feed Asia!

Subhanallah kalo ini benar-benar terwujud. Gabung yuk!

- Gun Soetopo -

Rencana Pemerintah untuk Budidaya Buah Naga di 2014



Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan pada 2014 sudah bisa membudidayakan buah naga dalam skala besar, sehingga bisa dipanen kapan saja.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan saat ditemui di kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat kemarin (25/1/2013).

"Kita sedang lakukan top working, sehingga buah naga tetap bisa di panen meski tidak musiman. Untuk buah naga kita proyeksikan di 2014 sudah bisa dilakukan," kata Rusman.

Selain buah naga, beberapa buah yang sudah bisa dikembangkan dan di panen setiap saat adalah salak, durian, sawo, mangga dan masih banyak lainnya. Rusman mengatakan, pengembangan beberapa jenis buah tersebut dilakukan oleh pemerintah guna memenuhi kebutuhan buah dalam negeri, serta menekan buah impor.

"Kita akan kesana (swasembada buah), sehingga barang yang sejenis kita kurangi impornya. Apalagi sebagaian buah juga sudah bisa dipenuhi dari lokal. Kecuali anggur, itu pasti sampai kapanpun kita impor," ujar Rusman.

Sebelum dikembangkan di dalam negeri buah naga didatangkan Indonesia dari negara Vietnam, Malaysia dan Singapura. Volume yang diimpor per tahun mencapai 5,2 ribu ton dengan nilai US$4,4 juta.

Sumber:
http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1951450/kementan-targetkan-budidaya-buah-naga-pada-2014